Tepung Bungasari untuk Berbagai Jenis Hidangan

Halo, halo, saya kembali dengan tema masak-memasak. Saya kadang masak di rumah, tapi enggak pernah saya tulis, enggak yakin saja gitu menulis pengalaman dan resep di dapur keluarga. Sejauh ini, sih, masakan saya enak menurut
lidah saya. Hahaha….

Saya masak kalau lagi mau dan pengin iseng-iseng ngetes masakan saya enak atau enggak. Ya, enggak munafik juga, masih teriak-teriak nanya ini-itu ke ibu saya, kecuali masakan yang memang saya eksperimen sendiri, yakin aja itu masakan bakalan enak. Biasanya saya masak lauk-lauk untuk makan nasi, maksudnya bukan kue atau camilan-camilan. Nah, tanggal 27 Agustus kemarin saya mendapat undangan dari komunitas Wajah Bunda Indonesia untuk megikuti cooking class bersama Bungasari Flour Mills di Dapur Inovasi Bungasari Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Lokasinya berseberangan dengan SMK 30 Jakarta, dari stasiun Kebayoran Lama bisa jalan kaki dengan jarak kurang lebih 1 km. Hari itu ada tujuh orang yang mengikuti cooking class. Dibuka dengan presentasi oleh chef Adi Suherman, kita panggil chef Adis dengan chef Kelik. Keduanya menjelaskan tentang Bungasari, tepung, dan mie. Ya, kita akan belajar membuat mie kali ini.

Bungasari Flour Mills Indonesia ini berbentuk PT yang berpusat di Sampoerna strategic square, pabriknya ada di Cilegon, dan Innovation center di Kebayoran Baru. Bungasari ini merupakan perusahaan tepung terigu nasional yang dihasilkan dari sinergi tiga perusahaan, yaitu FKS Group (Indonesia), Malayan Flour Mills Berhad (Malaysia), dan Toyota Tsusho Corporation (Jepang). Dengan dilengkapi fasilitas riset terbaru dan mutakhir, pabrik penggilingan gandum Bungasari di Cilegon memproses pencampuran terigu dengan peralatan yang canggih, sehingga menghasilkan terigu yang konsisten dengan kualitas.

Tepung terigu produksi Bungasari ada berbagai jenis, tergantung untuk dibuat apa, ada kemasan 1 kg untuk pengguna rumahan, juga 25 kg untuk yang pengguna industri.

1. GOLDEN CROWN
Tepung yang pas untuk pembuatan roti, pastry, dan roti manis ini tersedia dalam kemasan 25 kg. Golden Crown ini memiliki kadar protein yang tinggi, teksturnya yang sangat halus dapat menghasilkan roti berwarna putih, mengembang sempurna dan tekstur roti yang lembut. Tepung Terigu GOLDEN CROWN, untuk Olahan Roti Bercita Rasa Tinggi.

2. GOLDEN EAGLE
Jenis ini dirancang secara cermat sehingga menghasilkan terigu dengan kadar protein tinggi untuk roti yang sempurna dan mie cerah dengan kekenyalan yang pas. Tepung Golden Eagle tersedia kemasan 1 kg dan 25 kg. GOLDEN EAGLE Tepung Terigu Terbaik untuk Anda yang Menuntut Kesempurnaan.

3. HIKARI BIRU
Tepung yang khusus untuk membuat mie ini tersedia dalam kemasan 25 kg. hasil olahan mie yang dihasilkan akan bertekstur lembut, kenyal, dan tidak mudah putus. Seperti membuat mie untuk mie ayam, pas menggunakan jenis tepung Hikari Biru. Untuk Semua Jenis Olahan mie, Percayakan Selalu Tepung Terigu HIKARI BIRU.

4. BOLA SALJU
Jenis yang ini merupakan tepung terigu serba guna, bisa digunakan untuk membuat martabak, cake, donat, kue basah, soe kering, dan masih banyak lagi. Tepung Bola Salju juga tersedia dalam kemasan 1 kg dan 25 kg. kadar proein yang sedang akan menghasilkan kue dengan tekstur yang lembut, dan mengembang sempurna. Tepung Terigu BOLA SALJU Teman Sejati di Semua Kreasi.

5. GELANG BERLIAN
Tepung terigu serba guna ekonomis yang diolah dari gandum pilihan untuk membuat aneka panganan camilan. Gelang Berlian hanya tersedia dalam kemasan 25 kg. Tepung Terigu GELANG BERLIAN, Serbaguna dan ekonomis dalam Satu Kemasan.

6. HANA BIRU
Yang suka banget bikin biskuit, kue kering, ataupun cake bisa pakai tepung Hana Biru, karena tepung ini khusus untuk jenis makanan yang saya sebutkan. Kadar proteinnya yang rendah akan menghasilkan cake yang lembut dan biskuit yang renyah. Tersedia dalam kemasan 25 kg, untuk kemasan 1 kg namanya HANA EMAS. Tepung Terigu HANA BIRU Pilihan Jitu untuk Olahan Bermutu. 

7. KRAKATAU
Roti manis dan roti tawar menjadi keahlian terigu Krakatau. Rotinya akan mengembang sempurna dengan tekstur yang lembut dan moist. Kemasan 25 kg cocok untuk industry skala kecil maupun besar. Kembangkan usaha anda, Dengan Tepung Terigu KRAKATAU.

8. JAWARA
Tepung yang juara untuk aneka gorengan dan jajanan pasar ini tersedia dalam kemasan 25 kg. Camilan akan teranya lebih enak dan renyah untuk gorengannya. Jadilah Juara dengan Tepung Terigu JAWARA.


Itu tadi jenis-jenis tepung terigu yang diproduksi oleh Bungasari Flour Mills Indonesia, setelah mendengarkan presentasi dua chef keren, waktunya peserta menuju dapur, chef kelik memperlihatkan dan menjelaskan cara membuat minyak untuk mie ayam, dan kuah mie ayam. Tahu, enggak, sih, ternyata untuk membuat minyaknya gampang banget, Cuma pakai kulit ayam, jahe, bawang putih, ketumbar, lada, dan minyak yang cukup banya pastinya. Cukup lama, ya, soalnya tunggu sampai kulit ayam berwarna kuning kecoklatan, baru disaring dan digunakan minyaknya.

Kali ini kita akan buat mie ayam, sudah pasti bikin bumbu ayam, kan? Nah, ternyata resep yang dipakai chef ini sama persis dengan resep ibu saya, Saudara-saudara. Bumbu dan cara masaknya sama persis, oh, ternyata selama ini resep masakan ibu saya memang kece. Siapin bumbunya, bawang merah, bawang putih, kemiri, lada, garam, gula, kaldu ayam bubuk, kecap manis, minyak goreng, jangan lupa ayam yang sudah dipotong-potong kecil, kali ini juga ditambahkan jamur. Ayamnya menggunakan ayam kampung, jadinya cukup lama agar dagingnya matang sempurna. Sementara menunggu bumbu ayam matang, kami beralih membuat mie.

Peserta yang terdiri dari 7 orang dibagi dua kelompok. Saya kelompok 2 dan terdiri dari 4 orang. Pertama chef Kelik mencontohkan cara membuatnya, untuk membuat mie ternyata sangat mudah, bahannya cukup tepung terigu GOLDEN EAGLE, telur, garam, dan air. Nah, untuk airnya bisa diganti dengan yang berwarna, jika ingin mie berwarna merah bisa menggunakan buah bit, warna hijau dengan bayam, orange dengan wortel. Selain itu bisa juga mie keju, bukan keju dicairkan, tapi keju parut yang langsung dicampur dalam tepung. Kemarin yang digunakan adalah keju MEG. Yang paling unik adalah mie hitam, pewarnaannya menggunakan arang bambu. Dengan tepung terigu 2 kg, banyak sekali mie yang dihasilkan, lebih dari 20 porsi.

Untuk membuat mie, kita bisa manual atau menggunakan mesin, jika manual pembentukan mie dengan memotong adonan dengan pisau. Jika dengan mesin, tinggal masukan adonan yang sudah dipipihkan ke dalam mesin pembentuk mie sederhana. Oke, gitu saja, kok, dan langsung siap direbus. Cukup direbus sesaat, agar mie tidak terlalu mekar. Sebenarnya tidak sulit, hanya saja biasanya orang malas menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Mie yang dibuat ini termasuk mie mentah, bisa bertahan hingga 7 hari di dalam lemari es.

Chef Adis membantu menyiapkan mie ayam, chef Kelik kembali menuang terigu BOLA SALJU untuk dibuat pangsit goreng. Bahannya pun mudah, hanya membutuhkan terigu BOLA SALJU, kuning telur, garam, baking powder, air, sagu untuk taburan agar tidak lengket. Membuatnya persis seperti membuat mie, bedanya adonan dipotong dengan pisau membentuk segi empat, diisi ayam alalu dibentuk sedemikian rupa sehingga terlihat cantik. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menggorengnya, siap disajikan di atas semangkuk mie ayam, dan cekrek cekrek upload upload.

Cooking class yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini selesai pukkul 14.00 WIB, seharusnya masih dua jam lagi, akhirnya menunggu sertifikat dicetak, chef Kelik dan chef Adis membuat bolu gulung untuk dibawa pulang oleh peserta. Bolu gulung sepanjang 40 cm itu masuk dalam tas kami semua, hmmm, bolunya lembuuut, manisnya pas, enak banget, deh, pokoknya. Nah, jadi kalau mau bikin mie, kue, dan segala jenis panganan berbahan dasar tepung terigu, coba pakai produk Bungasari, deh, hasilnya pasti oke.


Papan lettering di pintu masuk

Tepung kemasan 1kg

Proses membuat mie

Proses pemipihan adonan menggunakan mesin

Mulai memberi warna adonan, menggiling hingga berbentuk helai-helai mie

Original, merah dari buah bit, keju, dan hitam dari arang bambu

Proses membuat bolu gulung oleh chef Kelik dan chef Adis

Atas: Peserta dari Wajah Bunda Indonesia. Bawah: Seluruh peserta bersama chef Adis (kiri) dan chef Kelik (kiri)

Sertifikat yang dibagikan juga untuk setiap peserta

Komentar