Obsat Kehamilan dan Hoax

Kamis sore 23 Februari 2017, langit masih menangis namun saya tetap melangkahkan kaki menuju Beranda Kitchen di bilangan Jakarta Selatan. Menghadiri undangan diskusi tentang "Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan & Anak"
. Acara yang dimulai pukul 19:00 WIB ini diawali makan malam dan ramah tamah para tamu undangan. Diskusi hangat ini persembahan Beritagar.id yang berkolaborasi dengan Mayapada Hospital. Dimoderatori oleh Kristin Amelina dari Beritagar.id, acara ini juga dihadiri Kinaryosih yang juga sedang hamil anak kedua. Selain itu ada Rahne Putri dari Blogger, Tika dari Mafindo atau @TurnBackHoax, dan yang paling penting ada nara sumber dari Mayapada Hospital DR. Yuslam Edi Fidianto, SpOG.

Ternyata, lho, selama masa kehamilan, Kinaryosih percaya dengan mitos kehamilan. Dia minum air kelapa hijau yang katanya nanti anaknya bersih, dan hal-hal sejenis lainnya. Ibu hamil memang boleh minum air kelapa hijau, namun jangan terlalu sering. Bagus juga minum air rebusan kacang hijau tetapi sebelum kacang hijaunya terkupas, karena kandungan di dalam air rebusannya akan berbeda. Untuk asupan makanan tidak perlu memilih harus ini dan itu, tapi buatlah seimbang, jangan satu jenis saja dalam waktu lama.

Kita pasti sering mendengar bahwa konsumsi MSG itu tidak baik, namun nyatanya otak membutuhkan MSG dalam jumlah tertentu. Tetaplah gunakan MSG namun dalam jumlah yang sedikit, karena MSG dalam jumlah banyak bisa menyebabkan kanker, sebab akan mempengaruhi sistem pencernaan. Untuk konsumsi daging disarankan makan daging kambing karena menurut penelitiannya daging kambing jauh lebih lebih bagus dari pada daging sapi. Tapi jangan sering makan sate, karena dibakar dan hangusnya itu yang bahaya bisa menyebabkan kanker, lebih baik makan steak, karena cara memasaknya tetap menggunakan wadah, tidak langsung mengenai api. Kolesterol di daging kambing lebih rendah, tinggi serat dan baik untuk kehamilan.

Jika menyinggung tentang hoax, tidak sedikit beredar hoax tentang kesehatan, dan sangat harus diperhatikan karena bisa salah mengartikan karena sumbernya yang tidak jelas atau tidak kredibel. Untuk mendeteksi hoax, Mafindo menggunakan 6P:
  1. Perhatikan hati.
  2. Potong rantai, biasanya hoax tersebar melalui aplikasi chat.
  3. Periksa sumber, kredibel atau tidak.
  4. Periksa redaksi, berkaitan dengan situs-situs yang seolah kredibel.
  5. Periksa dengan akal sehat.
  6. Perhatikan informasi dari orang yang terpercaya belum tentu benar.


Menganggap Sharing is caring membuat orang tidak sadar telah menyebar hoax. Short attention ini juga membuat hoax cepat tersebar, yang awal mulanya adalah seseorang bertanya tentang suatu kebenaran, kemudian di-share ke teman lain dan akhirnya pertanyaan tersebut malah berbalik menjadi sebuah pernyataan. Tidak jarang pula dalam sebuah grup chat yang beranggotakan banyak orang, ada yang punya penyakit asal share, maksudnya asal share adalah membagikan info-info yang tidak jelas sumbernya atau belum dipastikan kebenarannya. Setiap manusia memiliki ego, juga pasti ingin menjadi ‘hero’ untuk orang lain, namun dia tidak sadar bahwa yang diinfokan adalah hoax. Dalam hal ini Mafindo melakukan kontra narasi hoax yang beredar, meluruskan info hoax dengan memberikan sumber aslinya dan menjelaskan peristiwa yang sesungguhnya terjadi. Hoax ini menjadi tanggung jawab masyarakat, kita semua harus sadar dan mengingatkan satu sama lain tentang hoax.

Kembali pada fakta seputar kehamilan, pada trimester pertama tubuh janin mulai terbentuk, sehingga ibu membutuhkan karbohidrat lebih banyak. Pernah saya tahu ada seorang ibu hamil yang selama kehamilannya hampir tidak pernah mengonsumsi nasi, hanya sayur, buah, dan daging, dengan alasan agar janin tidak tumbuh terlalu besar di dalam rahim. Pada ibu hamil kenaikan masa tubuh 9-16 kg adalah normal. Untuk konsumsi susu, ibu hamil boleh minum susu namun bukan berarti wajib minum susu khusus ibu hamil, itu HOAX!

Bagi perempuan pencinta kopi, jangan khawatir. Ibu hamil boleh minum kopi 350 ml perhari. Sekali lagi saya tulis kopi itu baik untuk ibu hamil asal sesuai takaran. Ini bukan HOAX! Kopi itu punya sifat menyegarkan, jadi baik untuk ibu hamil. Tapi jangan asal minum kopi saja, ya, perhatikan juga kondisi kesehatan, apakah punya riwayat penyakit yang membuat ibu hamil tidak boleh mengonsumsi kopi. Karena Hipertensi yang diderita ibu hamil harus ditekan.

Jika kita ingin share informasi apapun itu, selalu cantumkan rujukan karena itu penting, agar tidak dianggap hoax. Jika kita mendapat info kesehatan yang belum pasti kebenarannya atau membuat kita ragu, cek di data.turnbackhoax.id di sana tempat semua berita hoax, dan jika kita mendapatkan berita yang bohong, segera laporkan ke trustpositif.kominfo.go.id.

Banyak juga, nih, hoax seputar kehamilan, untuk bisa cepat memiliki momongan harus melakukan ini dan itu, pada dasarnya siklus haid setiap orang berbeda-beda mulai dari 21 hari, 28 hari, 30 hari, dan 35 hari, jadi sudah dipastikan bahwa masa subur setiap orang berbeda dan, hormon progesteron itu menghambat menstruasi. Faktanya adalah untuk program kehamilan, hubungan intim harus dilakukan minimal 2 kali seminggu, maksimal 3 kali seminggu. Ingat, ya, mengangkat bagian tubuh bawah setelah melakukan hubungan intim yang dimaksudkan agar sel sperma tidak keluar adalah HOAX! Oh, ya, jika anda memiliki kista fungsional jangan khawatir, karena tidak menghambat kesuburan. Baiknya setiap tahun cek untuk mengetahui apakah ada miom atau kista pada rahim.

Banyak pula mitos-mitos seputar kehamilan yang beredar, jika ingin memiliki anak perempuan atau laki-laki harus melakukan ini dan itu. Jadi, faktanya adalah silakan konsumsi lebih banyak makanan berserat miliki anak perempuan. Bisa juga penggunaan cuka apel pada miss V untuk mengubah keasaman dalam usaha memiliki anak perempuan. Untuk miliki anak laki-laki perbanyak makan daging, dan miss V dibuat pH nya di atas 6, dengan cairan melon. Penggunaan cuka apel dan cairan melon harus dilakukan oleh ahli medis. Untuk miliki anak perempuan, vagina harus asam. Sedangkan untuk miliki anak laki-laki, vagina harus basa. Sebenarnya untuk punya anak laki-laki ataupun perempuan, normalnya adalah melalui perhitungan genetik seperti di mata pelajaran Biologi yang kita dapat di SMP.

Untuk menjalankan program kehamilan harus berbagi rasa antara suami dan istri, jika terjadi hal yang tak diinginkan itu tidak melulu salah istri. Keduanya harus menghindari stres dan saling memahami, jangan menyalahkan satu sama lain.

Untuk orang-orang yang punya penyakit asal share, sesekali harus disindir karena jika didiamkan akan terus seperti itu. Sudah seharusnya pula kita jangan ikutan menjadi penyebar hoax. Jika takut atau ragu atas info kesehatan yang kita dapatkan itu adalah hoax, baiknya tulis pertanyaannya dan ajukan ketika bertemu dokter atau para ahli kesehatan.


(Ki-ka) Mbak Tika, Mbak Rahne, Dr. Yuslam, Kinaryosih, Mbak Kristin

Dr. Yuslam Edi Fidianto, SpOG

(dok. Ani Berta) Sesi foto bersama di akhir acara

(dok. Aemilia Dessy) Foto dulu sebelum acara



Komentar

  1. Hoax seolah udah jadi bagian di dalam kehidupan masyarakat apalagi seiring berkembangnya dunia sosmed. Semoga kita tidak termasuk di dalamnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak, penyakit asal share ini yang bahaya.

      Hapus
  2. Hoaaax mahh..... Ngeselin.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ngeselin kayak nunggu kepastian. Hakhakhak

      Hapus
  3. Balasan
    1. Ilmu kesehatan itu gak ada habisnya, ya, teh. :D

      Hapus
  4. Hoax sudah merajalela di medsos, saatnya itu nggak gambang klik and share sebelum cross - cek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget, hoax itu dampaknya besar banget.

      Hapus
  5. kalau mau hamil iya harus kerja sama antara suami dan istri karena akan menghasilkan benih unggul hasil dari perpaduan hehe

    BalasHapus
  6. wah dapet ilmu lagi nih masalah Hoax dan Asam Basa hihihi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas irwin. Info kesehatan itu paling penting emang ya. Hihihi

      Hapus
  7. soal situs turnbackhoax, saya baru tahu
    ternyata ada ya
    keren euy, itu bisa bikin kita tahu informasi yang terverifikasi atau nggak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mas huda. Penting banget itu buat kita yg berselancar di sosned terus.

      Hapus
  8. di tengah begitu banyaknya informasi kita memang harus pandai memilih mana yang benar dan mana yang ngaco ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mbak, nurut tapi tetap harus dicari tahu juga.

      Hapus
  9. Senang bisa hadir diacara ini banyak manfaat buat calon bumil :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perbincangan tentang kesehatan selalu seru ya Mbak.

      Hapus

Posting Komentar

Terima kasih jika anda berkenan meninggalkan komentar. Akan saya komen balik di blog Anda. Salam. :)