Tips Arus Kas Ala Memahat Aksara


Kalau dipikir masalah, hidup akan terus bertemu masalah, tapi kalau dipikir hidup itu suatu kenikmatan, maka kita juga hanya akan bertemu dan merasakan hal-hal baik. Jadi, ceritanya saya mendapatkan enggak sedikit orang-orang yang masalahnya diseputar perekonomian. Iya, termasuk saya juga, sih, hahaha. Saya enggak akan bahas permasalahan yang ada, tapi saya ingin berbagi beberapa tips untuk kelola uang yang biasa saya lakukan. Mungkin teman-teman ada yang punya tips lebih baik atau tidak bisa melakukan yang saya lakukan. 

Terus, perekonomian ini juga jangan dianggap masalah, Gaes, bisa pecah kepala mikirin uang, mah. Hahaha. Oh, ya, buat teman-teman yang punya gaji tetap mungkin malah lebih enak dan gampang, ya, untuk ngatur arus kas, kalau teman-teman yang kerjanya freelance atau penghailannya enggak tetap, harus cerdas banget ngatur arus kas. Dan, tipe kedua menurut saya adalah orang-orang hebat dan tahan banting, karena pasti merasakan saat enggak punya uang sama sekali, tabungan menipis, dan saat berlimpah uang. Hihihi. Saya pernah menjadi tipe pertama dan sekarang termasuk tipe kedua, jadi, selama menjadi tipe kedua ini saya melakukan hal-hal berikut demi keamanan kebutuhan, hmmm.

1. Buat daftar kebutuhan
Kebutuhan bulanan saya adalah kuota internet, biaya transportasi, konsumsi, dan kebutuhan pribadi tiap bulannya. Untuk kebutuhan tersebut agak repot kalau pas dibutuhkan bersamaan dan uang juga menipis. Saya menyiasatinya dengan cara, membeli secukupnya sesuai ketersediaan uang. Andai hanya ada seratus ribu rupiah, ya harus saya bagi empat. Jarang, sih, habis secara bersamaan, ketika pendapatan dari suatu pekerjaan sudah diterima, saya akan cek apakah kuota internet masih ada atau tidak, begitu juga dengan lainnya.

2. Pegang uang sedikit
Sebisa mungkin jangan mengambil uang dari ATM terlalu banyak, hitung saja kebutuhan seminggu, atau batasi misalnya dua ratus ribu harus cukup untuk satu minggu. Biasanya saya melakukan itu, karena semakin banyak uang di dalam dompet, rasanya gatal pengin beli apa saja. Hihihi.

3. Simpan ATM
ATM memang harus disimpan, ya, tapi maksudnya adalah kalau bepergian jangan bawa kartu ATM, tinggal saja di rumah kecuali bepergian jauh sampai bermalam. Kenapa jangan dibawa? Soalnya kalau ATM kita merupakan bank yang mudah dijumpai mesin ATM dan EDC-nya, pasti bisa kalap juga untuk ambil uang dan beli barang-barang enggak penting. Jadi, seperti poin sebelumnya, bawa uang di dompet secukupnya.

4. Jangan sering nongkrong
Ini maksudnya nongkrong kekinian, ya, Gaes. Kan, penghasilan kita enggak menentu, jadi ada baiknya kalau nongkrong kekiniannya sebulan sekali saja, selebihnya di rumah saja atau di taman baca buku yang mungkin belum dibaca, atau pinjam buku ke teman.

5. Nabung
Nah, ini hal paling penting yang harus, wajib, mesti, kudu kita lakukan, baik pemilik penghasilan tetap atau freelance. Tabungan ini anggap sebagai pengeluaran wajib, besarnya harus ditentuin biar kita konsisten, misal 10% dari penghasilan atau ditentukan nominalnya setiap bulan harus nabung sebesar lima ratus ribu rupiah. Kalau enggak penting banget, jangan usik uang di tabungan. Saya, sih, tabungin di bank. Pokoknya semua simpanan uang saya ada di bank, berapa pun jumlahnya enggak masalah, semakin besar kan semakin baik juga untuk kebutuhan di masa depan, atau jika ada pengeluaran tak terduga jadi enggak bingung mesti cari uang ke mana. LPS juga menjamin, kok, tabungan kita di bank, sudah pasti aman jika terjadi sesuatu pada bank tersebut.

Oh, ya, saya ingatkan lagi, LPS akan membayarkan simpanan kita di bank dengan syarat 3T:
  • Tercatat dalam pembukuan bank.
  • Tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan.
  • Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.


Oke, itulah hal-hal yang saya lakukan untuk menjamin kemanan pangan, hahaha. Semoga bermanfaat buat teman-teman, bisa juga kasih masukan apa yang biasa teman-teman lakukan untuk arus kas yang membuat tentram, mungkin saja saya jadi terinspirasi juga. 

Komentar

  1. Masalah menabung memang mesti disiplin, walau di saat lagi ada uang lebih. BTW ada ya Lembaga Penjamin Simpanan itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Konsisten. Hihihi

      Ada mbak, udah lama kok

      Hapus
  2. Simpan ATM ini manjur banget, biar ga gampang tergoda...

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih jika anda berkenan meninggalkan komentar. Akan saya komen balik di blog Anda. Salam. :)