Serunya Diskusi dengan dr. Martin Leman, SpA.

dr. Martin Leman, SpA.

Tanggal 12 September kemarin saya menghadiri Fun Discussion dengan nara sumber dr. Martin Leman, SpA. dan temanya kali ini adalah “Setiap Susu Berbeda”. Walau pakai tema, tapi yang namanya fun discussion bisa juga nyambung ke bahasan lain yang secara enggak langsung masih berkaitan. Saya akan tuliskan di sini apa-apa saja bahasan yang penting dan sedikit penjabarannya, mungkin saja bermanfaat buat teman-teman yang butuh informasi tambahan.

dr. Leman kasih tahu bahwa susu terbaik adalah ASI. ASI eksklusif selama 6 bulan, selanjutnya harus ditambah MPASI. Namanya makanan pendamping, berarti sebagai pelengkap, dong, ya, karena pemberian MPASI ini setelah bayi berusia 6 bulan, dan di saat itu pula kualitas ASI sudah menurun, tidak sebaik 6 bulan pertama, sehingga membutuhkan asupan nutrisi dari luar yang disebut MPASI. MPASI itu bertahap mulai dari bubur sampai bisa makan makanan dewasa. Usia di bawah 1 tahun jangan dikasih madu, ya, masih belum boleh.

Pada awalnya ASI eksklusif itu hanya selama 4 bulan, kemudian bergeser menjadi 6 bulan. Selama itu pula hanya ASI yang diperbolehkan masuk ke tubuh bayi. ASI memang menjadi satu-satunya sumber nutrisi ketika usia di bawah 6 bulan, karena usus bayi baru bisa menerima asupan selain ASI setelah berusia 4-6 bulan. Bagaimana jika ASI-nya sedikit? kan, produksi dan kualitas ASI setiap perempuan itu berbeda. Iya, sih, betul banget biasanya dipengaruhi oleh asupan makanan, tingkat stres, juga pola hidup si ibu. Namun demikian kesehatan itu sebenarnya adalah multi faktor, enggak bisa juga hanya menyalahkan si ibu untuk pemberian ASI eksklusif.

Jika sudah memberikan ASI eksklusif enggak perlu lagi pemberian imunisasi. Padahaaal, ASI dan imunisasi itu berbeda, lain lagi kasusnya. Tapi, kalau enggak mau kasih imunisasi, ya, enggak apa-apa juga, pilihan masing-masing. Imunisasi itu penting untuk tahu perkembangan pada anak, termasuk tinggi dan berat badan. Imunisasi itu enggak dipaksa, hanya dianjurkan.

Balik lagi ke MPASI. Pemberian MPASI harus dengan timing yang tepat, agar tetap bisa masuk ke mulut anak, jadi maksudnya 2 jam sebelum memberi MPASI, jangan dikasih apa-apa dahulu supaya si anak enggak kenyang duluan saat waktunya pemberian MPASI. Enggak sedikit yang tetap merasa sulit dalam pemberian MPASI, lalu anaknya diomelin atau dipaksa-paksa makan. Seharusnya, supaya anak-anak doyan makan, orang tua mesti ubah konsep makannya, bukan malah dipaksa atau dimarahin.

Untuk bayi pun konsumsi garam tidak boleh banyak-banyak, karena ginjalnya masih belum bisa memprosesn dengan baik. Lebih baik masakan dengan banyak rempah dari pada banyak gula dan garam. Penggunaan keduanya harus sedikit, itu artinya penggunaan bumbu jadi atau bumbu siap pakai sangat tidak dianjurkan karena sebetulnya memiliki kandungan garam yang tinggi. Untuk MPASI ini penting diperhatikan, ya, Gaes.

Banyak juga, ya, orang tua yang memberikan susu formula. Perlu diketahui bahwa susu formula adalah susu sapi yang diproses sedemikian rupa hingga menyerupai ASI, tapi perlu diingat susu formula enggak akan pernah sama dengan ASI. Tapiii, jauh lebih baik dari susu kental manis (skm), walau sama-sama berasal dari susu sapi. FYI! SKM itu lebih dari 50%-nya adalah gula. Jadi, SKM itu susu dan gula yang dimasak hingga mengental. Pada dasarnya SKM bukan untuk diseduh dengan air panas, tapi cukup sebagai penambah dalam makanan bukan untuk diminum. Berbeda dengan susu formula yang enggak ada tambahan gula atau pemanis sama sekali. Kalau enggak percaya, cobain, deh, saya suka cobain susu formula punya keponakan saya. Hihihi.

Karena kandungannya yang didominasi oleh gula maka, SKM tidak boleh dikonsumsi oleh bayi, yang boleh mengonsumsi SKM adalah usia di atas 1 tahun. Konsumsi yang berlebihan bisa menjadi salah satu faktor penyebab obesitas pada anak-anak. Untuk konsumsi SKM sendiri enggak ada batasannya harus berapa banyak maksimal per hari, karena biasanya kita mengonsumsi SKM hanya sedikit, kan, ya, secukupnya untuk teman makan roti, atau es, yang pasti, sih, segala sesuatu yang berlebihan itu enggak baik.

Dalam pemberian susu formula itu harus disesuaikan, maksudnya jika anak sudah mengikuti pola makan keluarga, maka pemberian susu formula sudah tidak diperlukan lagi. Masih boleh konsumsi namun hanya sebagai pelengkap. Setelah usia 1 tahun, kebutuhan susu hanya sebanyak 500cc per hari, karena nutrisi sudah didapat dari makanan. Untuk tambahan nutrisi kenapa harus susu? Karena susu adalah pengganti nutrisi yang cepat. Susu paling bagus diseduh dengan air bersuhu 70 derajat celcius, dengan suhu tersebut bakteri akan mati dan nutrisi tetap terjaga.

Untuk anak yang sudah diberikan MPASI, minum susu baiknya setelah makan, bukan sebelum makan, agar lambung tidak terisi duluan dan membuat cepat kenyang sehingga pola makan jadi berantakan. Kalau sudah bisa makan 3 kali sehari, asupan susu sudah tidak diharuskan lagi.

Oh ya, Gaes, UHT itu bukan SKM, ya, beda banget, dari namanya saja sudah berbeda, dan proses pembuatannya pun berbeda. UHT itu lebih bagus dari SKM, karena biasanya tidak ditambahkan apa-apa lagi, walau sama-sama berasal dari susu sapi. UHT ini lebih tahan lama karena diproses dengan suhu tinggi dan langsung dikemas.

Dari tadi bahas susu, kalau kita lihat, kan, susu itu ada berbagai jenis dan harga, ya, tahu enggak kenapa? Jawabannya adalah bedanya bintang iklan, dan hal-hal yang menyangkut biaya produksi. Ada lagi susu evaporate, nah, susu ini biasanya untuk tambahan pada makanan, bukan untuk dikonsumsi anak. SKM itu creamer, yup, seperti yang saya bilang di atas bukan untuk konsumsi langsung seperti susu selain SKM, hanya untuk tambahan makanan. Sekadar masukan, baiknya untuk memberikan sumbangan jangan memberikan SKM. Ada susu formula yang sebenarnya adalah makanan cair, saya enggak akan sebut mereknya, yang pasti harganya mahal, Gaes.

Satu lagi, nih, iklan suka sebutkan kandungan yang aneh-aneh namanya, pokoknya enggak familiar di masyarakat, terus hal itu malah membuat masyarakat semakin tertarik, karena dipikirnya semakin aneh namanya berarti semakin bagus, apalagi menggunakan merek yang sudah ternama, tanpa mencari tahu dahulu faktanya seperti apa, masyarakat akan langsung membelinya.

Asupan itu memang sangat memengaruhi kesehatan, zaman dahulu penyakit stroek menyerang usia 60 ke atas, tapi sekarang usia 30 tahun bisa terserang. Dengan mencukupi nutrisi sejak dini, kita bisa mencegah hilangnya generasi emas. Kehidupan 1000 hari pertama itu penting banget buat membentuk generasi emas, karena kecerdasan otak ditentukan oleh nutrisi yang baik. Jika belum yakin apakah nutrisi sudah cukup atau belum, boleh ditambahkan dengan asupan vitamin.

Di akhir sesi, dr. Leman yang dulunya pernah jadi jurnalis di Kompas Gramedia ini menegaskan, kalau mau nulis itu jangan lupa selalu cek sumbernya. Sumber yang bagus adalah dari organisasi resmi, universitas, dan buku-buku. Terus, penting banget, nih, sebagai penulis kita harus yakin dengan tulisan kita sendiri, jangan nulis asal-asalan dan enggak bisa dipertanggungjawabkan. Kalau nulis, untuk cek tulisan kita sudah baik dan benar atau belum, lebih baik minta bantuan ke teman untuk diskusi.


Oke, sekian yang bisa saya sampaikan kembali hasil dari fun discussion kemarin. Terima kasih sudah mampir, semoga tulisan saya tidak membosankan untuk dibaca dan bisa menambahkan informasi yang mungkin anda belum tahu.

Komentar

  1. wakakak.. jadi inget komposisi di herbal sasetan.. aku suka lucu liatnya... fructus bla bla bla,, folia bla bla bla,, lebay banget deh menurutku.. kenapa gak sebutin bahasa indonesianya aja sih.. nama latin sih masih wajar ya.. lah kalo nyebut folia, kenapa gak sebut daun aja sih.. keselnya kadang di situ. untung aku kuliah di biologi.. wakaka
    #sombong

    BalasHapus
  2. minum susu untuk menambah gizi mumpung lagi masa pertumbuhan :P

    BalasHapus
  3. jadi membandingkan SKM dan susu kaya apel ama jeruk dunk... secara SKM lebih spt gula rasa susu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, manisnya gak ketulungan emang.

      Hapus
  4. Masyarakat awam terutama yg dipelosok daerah hrs sering diedukasi tentang SKM bukan susu karena masih banyak yg memberikan balitanya SKM sbg susu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena murah sih, Mak, padahal gak bagus.

      Hapus
  5. Minum susu biar tambah endut untuk menambah daya tahan tubuh, manisnya sampai ke hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak putri kebanyakan liat aku nih keknya. Hahahaa

      Hapus
  6. Makin ngerti aku masalah SKM, makasih infonyaaaa...

    Pantes dari harganya pun berbeda ya, terus kalau kebanyakan rasa manis juga enak, apalagi kalau yang manisnya di awal. Hiks.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih jika anda berkenan meninggalkan komentar. Akan saya komen balik di blog Anda. Salam. :)